
Kyiv – Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali diguncang serangan udara setelah Rusia meluncurkan rentetan rudal ke wilayah tersebut. Sejumlah ledakan terdengar di berbagai titik kota, disertai bunyi sirene peringatan serangan udara yang meraung sebagai tanda bahaya.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melalui kanal Telegram menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara tengah diaktifkan untuk menghadapi serangan yang masuk. Ia juga mengimbau warga agar segera mencari tempat perlindungan demi keselamatan.
Dalam pernyataan terpisah, Klitschko menyebutkan bahwa puing-puing rudal dilaporkan jatuh di kawasan terbuka di distrik Darnytskyi. Petugas layanan darurat langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Asap terlihat di langit kota, sementara tim darurat sedang menuju lokasi di Darnytskyi,” ujar Klitschko.
Darnytskyi sendiri merupakan kawasan permukiman padat di sisi timur Sungai Dnieper, yang membelah kota Kyiv.
Serangan terbaru ini menambah daftar panjang serangan Rusia terhadap Ukraina yang dilakukan hampir setiap malam sejak invasi dimulai pada 2022. Penggunaan drone dan rudal secara berulang telah menjadi pola serangan yang terus terjadi.
Dalam setahun terakhir, Kyiv menjadi salah satu target utama serangan, yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil serta kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk situs bersejarah di ibu kota tersebut.