
Jakarta – Batuk dan tenggorokan terasa gatal sering kali membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman. Selain beristirahat, ada sejumlah cara sederhana di rumah yang dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.
Tidak selalu harus menggunakan bahan yang sulit ditemukan. Air putih, madu, teh herbal, hingga air garam merupakan beberapa pilihan yang mudah disiapkan di rumah.
Meski dapat membantu meredakan gejala, bahan-bahan tersebut bukan pengganti obat atau pemeriksaan medis. Batuk yang berlangsung lama, semakin berat, atau disertai sesak napas dan demam tinggi sebaiknya diperiksakan ke dokter.
Dikutip dari laman RS Mount Elizabeth, berikut beberapa bahan rumahan yang dapat dicoba untuk membantu meredakan batuk.
1. Air Putih
Ketika mengalami batuk, memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan merupakan langkah sederhana yang penting. Kurang minum dapat membuat mulut dan tenggorokan menjadi kering sehingga rasa gatal semakin terasa.
Air yang cukup membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan membuat lendir di saluran pernapasan tidak terlalu kental.
Selain air putih, cairan hangat seperti sup atau minuman herbal tanpa kafein juga dapat menjadi pilihan. Minumlah secara berkala sesuai kebutuhan tubuh, terutama ketika tenggorokan terasa kering.
2. Madu
Madu telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk membantu meredakan batuk. Teksturnya yang kental dapat melapisi tenggorokan sehingga rasa iritasi dan keinginan untuk batuk bisa berkurang.
Mengonsumsi sedikit madu sebelum tidur juga dapat membantu mengurangi batuk pada malam hari pada sebagian orang.
Madu bisa dikonsumsi langsung atau dicampurkan ke dalam air maupun teh hangat. Namun, madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah 1 tahun karena adanya risiko botulisme.
3. Teh Herbal Hangat
Secangkir teh herbal hangat dapat memberikan rasa nyaman ketika tenggorokan terasa kering atau teriritasi. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, suhu hangat dari minuman juga dapat memberikan efek menenangkan.
Beberapa jenis herbal seperti chamomile, thyme, atau peppermint sering digunakan dalam minuman untuk membantu mengatasi keluhan tenggorokan dan batuk.
Jika ingin menambahkan madu, tunggu hingga minuman tidak terlalu panas. Sebaiknya hindari menambahkan gula secara berlebihan agar minuman tetap lebih sehat.
4. Air Garam untuk Berkumur
Tenggorokan yang terasa gatal atau sakit juga dapat dicoba diredakan dengan berkumur menggunakan air garam hangat.
Caranya sederhana. Larutkan sekitar setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, kemudian gunakan untuk berkumur selama beberapa detik sebelum dibuang.
Cara ini dapat membantu menjaga kebersihan area tenggorokan dan memberikan rasa lega sementara. Air garam tidak perlu ditelan dan sebaiknya tidak diberikan kepada anak yang belum mampu berkumur dengan benar.
5. Nanas
Nanas mengandung bromelain, yaitu kelompok enzim yang memiliki berbagai aktivitas biologis dan telah diteliti terkait efek antiinflamasi.
Buah ini dapat menjadi bagian dari pola makan ketika tubuh sedang kurang fit. Kandungan air dan vitamin di dalamnya juga membantu menambah asupan cairan serta nutrisi.
Namun, nanas bukan obat khusus untuk menyembuhkan batuk. Konsumsinya juga perlu disesuaikan bagi orang yang memiliki alergi terhadap nanas atau kondisi tertentu yang membuatnya perlu membatasi buah tersebut.
Jangan Abaikan Batuk yang Berkepanjangan
Berbagai bahan rumahan di atas dapat membantu meringankan gejala, tetapi tidak selalu mengatasi penyebab utama batuk. Batuk dapat disebabkan oleh infeksi virus, alergi, asma, refluks asam lambung, maupun kondisi lainnya.
Jika batuk tidak kunjung membaik, semakin parah, mengeluarkan darah, disertai sesak napas, nyeri dada, atau demam yang menetap, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.
Yang tidak kalah penting, cukup tidur, memenuhi kebutuhan cairan, dan menghindari asap rokok dapat membantu tubuh menjalani proses pemulihan.