Kebebasan berkespresi merupakan hak fundamental yang terjamin oleh banyak negara di dunia. Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi,
batasan dalam mengekspresikan pendapat semakin menjadi perdebatan hangat. Bagaimana seharusnya masyarakat menyeimbangkan hak individu dengan tanggung jawab sosial? Artikel ini akan mengulas perkembangan debat tersebut secara mendalam.
Kebebasan berkespresi adalah hak setiap individu untuk menyampaikan pendapat, gagasan, dan keyakinan tanpa rasa takut akan ancaman atau pembalasan. Hak ini merupakan bagian penting dari demokrasi dan kebebasan sipil. Namun, hak ini bukan tanpa batas. Setiap masyarakat memiliki norma dan aturan yang mengatur batasan-batasan tertentu.
Dalam beberapa tahun terakhir, muncul berbagai kasus yang memicu diskusi publik tentang batasan kebebasan berkespresi. Contoh nyata adalah kontroversi di media sosial, pidato publik, hingga konten yang dianggap menyinggung kelompok tertentu. Perdebatan ini semakin kompleks dengan adanya perkembangan teknologi yang memudahkan penyebaran informasi secara cepat.